Dokumentasi penting dalam sejarah Masjid Darul Ihsan Batam, 20-June-2008
Seperti biasa, beberapa orang jamaah terlihat sibuk dan aktif dengan pengerjaan kubah masjid. Kali ini, kesibukan terlihat pada pembongkaran pada beberapa penyangga kubah. Seperti terlihat pada gambar, kubah Masjid Darul Ihsan sudah siap untuk di pindahkan dan di tempatkan pada posisi yang semestinya.
Kubah yang nangkring di teras Masjid merupakan hasil karya jamaah masjid Darul Ihsan dengan pengontrolan yang cukup ketat dari ustadz Ahmad Taufiq, Pak H. Amarullah, Pak H. Mamang, Pak Nasihudin, Pak Desri, Pak Amron dan Pak Mansyur. Kesuksesan dalam pengerjaan dan penyelesaiannya juga tidak terlepas dari semangat dan kerjasama di antara jamaah….dan satu hal yang tidak bisa di lupakan adalah support yang tidak kenal lelah dari pak Dayat, Pak yanto, Pak Zainal dan beberapa jamaah lainnya yang tidak bisa di paparkan secara detail disini, yang dengan tulus dan ikhlas telah meluangkan waktunya dalam pengerjaan dan penyelesaian kubah Masjid tersebut.
Masjid darul Ihsan telah mengukir sejarah penting…..Kubah ini merupakan hasil karya oleh jamaah yang pertama sekali di Perumahan Bambu Kuning Batam
Ba’da sholat Maghrib, kita rehat sambil memandang dan menikmati keindahan kubah Masjid.
Pak Arif Rahman Hakim berkata: “Kubah Masjid akan kita naikkan dan kita pasang….”
“Malam ini…? Yang benar Pak…?” sahutku seolah kurang yakin bahwa pekerjaan berat selama 2 bulan sudah hampir selesai dan tinggal penyelesaian akhir, yaitu proses pemindahan kubah dari teras Masjid ke posisi yang sebenarnya.
“Ya….malam ini….” begitu jawaban singkat dari Pak Arif.
Tidak lama kemudian, Pak Udin berkata: “Malam ini kita naikkan dan pindahkan……”
“Ya……di usahakan malam ini……” lanjut Pak Mamang
Ba’da sholat Isya’, kesibukan semakin jelas….ketok sana…ketok sini….paku sana…paku sini untuk membuat jari-jari sebagai penahan dan support lingkaran di bawah kubah agar tidak berubah bentuk pada saat di pindahkan.
Waktu yang di nantikan dan mendebarkanpun tiba…..Pukul 10.25 WIB, kubah mulai di ikat dan siap untuk di pindahkan. “Hati-hati……kubah jangan sampai lecet dan rusak…” begitu arahan Pak Arif kepada semua jamaah yang sedang bekerja.
Pelan tapi pasti……kubah mulai terangkat dari teras Masjid….
Di atas atap Masjid, sebagian jamaah menunggu dan menyambut kubah agar penempatannya tepat pada posisi yang telah di atur dan di sepakati.
“Geser kanan……..sedikit lagi…..turun pelan-pelan…..” Pak Mamang memberikan arahan agar penempatan kubah benar-benar pada posisi yang tepat.
Akhirnya, tepat pukul 11.00 WIB, kubah Masjid berhasil di pindahkan dan di tempatkan pada posisi yang semestinya…..beberapa jamaah kemudian turun dari atas atap Masjid.
Alhamdulillah ya Alloh…….Alhamdulillah ya Alloh…..satu pekerjaan berat telah terselesaikan…Pak Mamang dan Pak Arif tersenyum puas meng-ekspresikan suatu kesuksesan.
Tugas terakhir malam ini adalah pembongkaran penyangga kubah serta merapikan kembali teras Masjid…..
Pembongkaran penyangga kubah Masjid tidak memakan waktu lama…..Teras Masjid kembali rapi setelah 2 bulan lamanya di pergunakan untuk pengerjaan Kubah Masjid Darul Ihsan.
–End–












Recent Comments